Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Pedoman Dasar Bermain Catur untuk Pemula #part 1


Holla soca, kembali lagi ketemu saya, pada kesempatan kali ini saya akan mengulas tentang pedoman dasar bermain catur bagi pemula. 

Untuk menjadi pecatur profesional hal yang harus di ketahui adalah dasar-dasarnya dahulu, baru kemudian di kembangkan untuk dipelajari lebih lanjut seperti opening, middle, dan ending catur. dasar-dasar yang harus di ketahui yaitu :

Papan Catur

Pemain Hitam
Pemain Putih

Papan catur adalah media atau tempat dalam bermain catur, papan ini terdiri dari 8 baris dan 8 kolom / lajur. Dalam istilah catur, petak yang terang akan di sebut putih dan yang gelap akan di kenal dengan hitam. 

Banyak jenis dari papan catur mulai dari kayu, plastik, dan papan yang bisa dilipat. pada kenyataanya banyak pecatur pemula yang salah dalam meletakkan papan catur, ingatlah pada gambar diatas memperlihatkan cara membuka papan yang benar yaitu petak pojok warna putih terletak dikanan pemain. 

Pemain Hitam
Pemain Putih

Petak pada deretan vertikal di sebut lajur akan di tandai dengan huruf a,b,c,d,e,f,g,h dimulai dari sudut kiri bawah dan pada deretan horizontal / baris di tandai dengan angka 1,2,3,4,5,6,7,8 juga di mulai dari sudut kiri bawah. perhatikan pada penulisan nomor dan huruf selalu dimulai dari pemain putih. 

Buah Catur 



Pada peperangan, buah catur di ibaratkan sebagai pasukan tentara yang mempunyai persenjataan dan perlengkapan dengan tugas yang berbeda. 

Di awal permainan, kedua pemain akan mempunyai masing-masing 16 buah catur yang terdiri dari : Satu Raja, Satu Menteri, Dua Benteng, Dua Gajah, Dua Kuda, dan Delapan Bidak. 


Peletakan buah catur ditata seperti gambar diatas, yaitu pion pada baris ke 2 untuk putih dan baris ke 7 untuk hitam, benteng pada sudut papan, dilanjutkan dengan kuda baru gajah, yang perlu diperhatkan adalah menteri putih selalu di petak putih dan menteri hitam di petak hitam sehingga akan saling berhadapan. 

Berdasarkan peraturan terbaru tentang permainan catur, jika kedudukan awal menteri tertukar dengan raja (salah dalam peletakan buah catur) dan belum sepuluh langkah maka permainan di ulang dan jika sudah melampauinya permainan dilanjut dengan kompensasi yang sudah di tetapkan.

a. Raja

Dalam catur Raja memegang peranan terpenting, karena kalau raja kita kena skakmat atau tertangkap lawan maka permainan selesai dan kita dianggap kalah. 

Tetapi kalau kita yang berhasil menangkap Raja lawan berarti kita menang. pada diagram diatas raja terletak di baris 4 dan lajur "e" berarti pada petak "e4", raja dapat melangkah ke segala arah tetapi tiap melangkah hanya satu petak. pada diagram diatas raja bisa melangkah ke 8 petak.

b. Menteri

Seperti halnya raja, Menteri bisa bergerak dalam arah baris, lajur, maupun diagonal. perbedaanya pada kalau raja satu petak satu kali bergerak, menteri bisa secara bebas bergerak sepanjang baris, lajur, dan diagonal. 

Pada gambar diatas apabila tidak ada penghalang(buah catur lain) menteri di petak d4 bisa menjangkau 27 petak lain. Menteri tidak bisa melangkahi biji catur lain, tetapi bisa memukul/memakan buah catur lawan.

c. Benteng

Benteng merupakan buah catur terkuat setelah menteri, dia bisa bergerak maju dan mundur sepanjang lajur dan juga kesamping kanan atau kiri sepanjang baris, perbedaan dengan Menteri adalah Benteng tidak di perkenankan melangkah miring melalui diagonal. 

Pada diagram diatas benteng di d4 bisa melangkah ke 14 petak yang lain. Benteng  bisa menangkap atau memukul buah catur lawan melalui petak yang di laluinya tetapi dia tidak bisa melangkahi/melompati buah catur yang lain.

d. Gajah

Gajah lebih lemah dari Benteng, dia hanya bisa melangkah sepanjang diagonal. Tidak seperti Menteri dan Benteng, Gajah tidak bisa bergerak dalam arah horizontal maupun vertikal. 

Maka dari itu Gajah yang berada di petak putih tidak mungkin menuju petak hitam begitu juga sebaliknya. Gajah tidak bisa melewati buah catur lain baik kawan maupun lawan, cara memakan buah lawan melalui petak yang dilaluinya. pada skema di atas Gajah bisa mencapai 13 petak.

e. Kuda

Dalam segi kekuatan Kuda seimbang dengan Gajah, langkah Kuda memanglah istimewa, lain dari yang lain. Dia melangkah/melompat sebanyak dua petak menurut lajur atau baris kemudian sepetak lagi ke samping lajur atau baris itu. 

Kuda memukul buah lawan dengan cara tempat akhir kuda melangkah (bukan yang dilalui). Maka dari itu Kuda yang berada pada petak putih hanya bisa pergi atau memukul buah yang berada pada petak hitam. 

Sebaliknya jika Kuda itu berada pada petak hitam, maka dia hanya bisa pergi atau memukul ke petak putih. Pada gambar diatas Kuda di petak e4 bisa mencapai delapan petak, yaitu d2, c3, c5, d6, f6, g5, g3, dan f2.

f. Bidak atau Pion

Pion merupakan buah catur terlemah, dia tidak boleh melangkah mundur. dari kedudukan awalnya pion bisa melangkah kedepan sejauh dua petak atau satu petak, tergantung kehendak dari pemain. 

Lalu bagaimana cara pion memukul buah lawan? cara memukulnya tidak sama seperti cara jalannya, bidak memukul dengan cara miring kedepan (arah diagonal). Bisa di bilang sama seperti Gajah tapi hanya terbatas  satu petak.


Pada gambar tersebut, jika putih melangkah maka pion di b4 bisa memukul Kuda hitam di c5 atau pion di f4 memukul pion hitam di g5. kalau hitam jalan pion di g5 bisa memukul pion putih di f4.

Nilai Buah Catur

Dalam permainan catur, pastilah terjadi mukul-memukul atau makan-memakan, hal ini juga di sebut tukar-menukar. Dalam perdagangan ketika tukar-menukar sudah pasti kita tidak ingin merugi, sama halnya dengan catur, maka dari itu kita harus mengetahui harga atau nilai dari buah catur itu sendiri.
  • Bidak atau Pion   = 1
  • Kuda                      = 3  
  • Gajah                     = 3
  • Benteng                 = 5
  • Menteri                  = 9 
  • Raja tak ternilai harganya, karena kehilangan raja sama dengan kalah. Raja tidak boleh di tukar atau di pukul.
contohnya jika kita kehilangan Benteng (nilai 5) dan sebagai gantinya kita memperoleh Kuda (nilai 3) maka berarti kita rugi. Kerugian ini lazim disebut dengan "kalah kualitas".


Pada gambar diatas, berdasarkan nilai buah yang sudah saya paparkan, pemain mana yang lebih unggul? jawab di komentar ya ! :)

Cara Memenangkan Permainan

Dalam permainan atau game sudah pastilah akan ada yang menang dan akan ada yang kalah, pada permainan catur hasil akhirnya bisa terjadi menang, kalah, dan seri atau draw atau dalam arti lain seimbang. 

Cara memenangkannya yaitu dengan menyerang Raja lawan, jika suatu Raja diancam dikatakan "SKAK". Jika Raja terdesak dan tiada pertahanan lagi, dikatakan "SKAKMAT" dan game berakhir.


Pada gambar tersebut Menteri putih menyerang Raja hitam, bagaimana Raja hitam membebaskan diri dari skak? naah, ada tiga cara hitam untuk menjawab skak :

    1. Memakan Menteri putih menggunakan Pion di c4
    2. Menutup lajur serangan putih dengan cara menggerakkan Gajah hitam ke petak d7
    3. Menggerakkan Raja hitam ke luar jangkauan serangan Menteri putih, bisa ke c7, e7, atau e8.

Lalu bagaimana jika metode diatas tidak dapat dilakukan? dalam hal ini Raja dikatakan "MAT".
Pada dasarnya permainan akan berakhir dalam keadaan "MAT", tetapi pemain juga bisa menyerah secara teknis. 

Pemain yang menyerah biasanya yang merasa kalau buah yang dia pegang tidak bisa memenangkan permainan.  

Cukup sekian, saya akan sangat senang apabila postingan bagian pertama ini membantu teman-teman. Ketik komen di bawah untuk menulis kritik, saran, dan atau menjawab konten ini. sampai jumpa kembali, Gens Una Sumus..

Heri Widodo
Heri Widodo Never try never know, keep doing your best and new paths will appear.

4 comments for "Pedoman Dasar Bermain Catur untuk Pemula #part 1"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Berlangganan via Email